Batam, KabarSakti.com – TNI Angkatan Laut melalui KRI Kerambit-627 berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika besar-besaran di perairan utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau. Kapal asing MV King Sun ditangkap di perairan teritorial Indonesia, sekitar 11 mil sebelah utara Tanjung Berakit, dengan muatan psikotropika jenis Ketamine seberat 1,3 ton yang bernilai fantastis mencapai Rp2,6 triliun.

Keberhasilan ini bermula saat KRI Kerambit-627 melacak Kapal yang menjadi sasaran pencarian sejak 5 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB. Kapal tersebut terdeteksi melintas di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia pada 6 Agustus, sehingga KRI Kerambit-627 segera melakukan pengawalan jarak jauh (shadowing) sebelum menurunkan Tim Pemeriksaan Kapal (VBSS) pada pukul 19.51 WIB untuk melakukan pengecekan langsung.

Saat pemeriksaan, tim menemukan 65 karung mencurigakan yang disembunyikan di bawah lantai kapal. Karena dicurigai berisi barang terlarang, kapal kemudian digiring untuk sandar dan barang bukti dibawa ke Laboratorium Bea Cukai Batam. Hasil pemeriksaan serta penyelidikan forensik digital memastikan muatan tersebut adalah psikotropika golongan I jenis Ketamine, dengan perkiraan total berat mencapai 1,3 ton.

Jika dihitung dengan taksiran harga pasar Rp2 juta per gram, nilai barang bukti ini mencapai Rp2,6 triliun. Penangkapan ini sekaligus menyelamatkan sekitar 6,5 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Perlu diketahui, Ketamine tergolong psikotropika golongan I yang berbahaya, dapat memicu halusinasi, kerusakan organ tubuh, hingga ketergantungan berat, serta peredarannya merupakan tindak pidana berat.

Saat ini seluruh barang bukti beserta awak kapal sudah diamankan dan akan diserahkan untuk proses hukum selanjutnya, sementara penyelidikan untuk melacak jaringan yang lebih luas masih terus digencarkan.

Dalam konferensi pers di Batam, pada Minggu 9 Agustus 2026, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata menyatakan: “Keberhasilan ini adalah wujud nyata pelaksanaan Asta Cita ke-7 Presiden Prabowo Subianto, yaitu memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi serta narkoba. TNI AL berkomitmen penuh menjaga perairan kedaulatan Indonesia dari segala bentuk pelanggaran hukum,” tegasnya. (Abucek)