Bandung, KabarSakti.com – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung yang diwakili Pgs. Palaksa Lanal Bandung Mayor Laut (PM) Daryat beserta Prajuirt Lanal Bandung bersama Unsur Forkopimda Kota Bandung menghadiri Upacara dan Ziarah serta Tabur Bunga dalam rangka memperingati Hari Peristiwa Bandung Lautan Api (BLA), bertindak selaku Ispektur Upacara dan Pimpinan Ziarah Makam Walikota Bandung Bambang H. Muhammad Farhan bertempat di Plaza Balai Kota, Jalan Wastukancana No. 2 Bandung dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Cikutra Bandung, Kamis 23 April 2026.

Dalam Sambutannya, Walikota Bandung H. Muhammad Farhan mengatakan bahwa kita bersama-sama di sini mengenang kembali sebuah pengorbanan yang maha besar dari warga Kota Bandung yang tidak rela kotanya, tanahnya dikuasai oleh penjajah. Maka dengan penuh semangat walaupun berat meninggalkan kediaman masing-masing, meninggalkan hartanya, membakar dan menjadikan Kota Bandung sebagai sebuah Lautan Api bentuk ketidakrelaan kita membiarkan Kota Bandung dikuasai oleh tangan-tangan asing.

80 tahun yang lalu peristiwa heroik tersebut yang kemudian diabadikan oleh Ismail Marzuki lewat lagu “Halo-Halo Bandung” adalah peristiwa yang menunjukkan kecintaan tanah air berada di atas segalanya. Inilah perlawanan tertinggi terhadap penjajah agar tanah kita tidak dikuasai dan dimanfaatkan oleh musuh. Semangat itu kita kenal hari ini, kita hormati dan kita jadikan sebagai bentuk inspirasi. Tentu saja upacara dan ziarah yang kita laksanakan hari ini adalah bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga harta demi kemerdekaan yang saat ini kita nikmati.

Inilah refleksi bagi kita semua untuk melihat sudah sejauh mana kita telah melanjutkan perjuangan para pahlawan kita. Sebagai generasi penerus, kita wajib menjaga dan mengisi kemerdekaan secara bertanggung jawab jika dahulu para pejuang menggunakan senjata dan pengorbanan fisik, maka hari ini perjuangan kita menggunakan alat yang jauh lebih chapter, karya, kreativitas, inovasi, integritas itulah alat-alat yang kita gunakan untuk menunjukkan kontribusi kita kepada Kota Bandung tercinta.

Kota Bandung terus bergerak dan berbenah dipelopori oleh para Walikota sebelumnya menunjukkan arah Kota Bandung menuju kota Cosmopolitan yang modern di tahun 2026 hingga 2027 ini. Visi pembangunan kita yang merupakan terjemahan dari visi Bandung Utama ; Unggul, Terbuka, Amanah, Maju dan Agama adalah memastikan pembangunan infrastruktur yang mendukung pariwisata yang inklusif. Itu mengandung makna bahwa Kota Bandung adalah kota yang terbuka, kota yang fokus kepada kemajuan, kota yang mementingkan kenyamanan bagi siapapun yang hadir datang dan menikmati Kota Bandung, menikmati dengan rasa aman, menikmati dengan udara yang bersih.

Tantangan yang kita hadapi sekarang berupa sampah, berupa keamanan, berupa cuaca ekstrem adalah tantangan-tantangan yang harus kita hadapi lewat sebuah tekad di dalam hati dan pikiran melalui nilai-nilai perjuangan keberanian kebersamaan dan keikhlasan. Nanti pada saat kita melakukan ziarah kita jadikan momentum itu untuk mengajarkan diri kita tidak akan pernah melupakan jasa para pahlawan karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya.

Dalam kesempatan yang Hikmat ini marilah bersama-sama kita doakan agar para pahlawan yang telah mendahului kita, keluarga yang ditinggalkan selalu berada dalam lindungan Allah Subhanahu wa ta’ala dan ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa tempat yang paling mulia bagi anak-anakku generasi muda baik yang masih belajar aktif di Pramuka maupun para anggota TNI dan Polri serta para petugas Satpol PP serta para petugas lapangan lainnya dan Ingatlah bahwa apapun yang kita lakukan Jangan Pernah Padam dalam semangat untuk membangun menjaga persatuan serta menjaga nama baik Kota Bandung Kobarkan Terus semangat Bandung Lautan Api. (Abucek)

Sumber: Penlanal Bandung