Sosialisasi Pelebaran Jalan Desa Pamoyanan: Warga Terdampak Minta Kepastian Kompensasi
Tasikmalaya, KabarSakti.com – Sekitar 100 warga Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya yang tanah dan bangunannya terdampak rencana pelebaran jalan, mengikuti sosialisasi yang digelar di Aula Desa Pamoyanan, Kamis 18 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama Pemerintah Desa Pamoyanan dan pihak pelaksana proyek.
Ketua BPD Desa Pamoyanan, Ustadz Imam Aang Imammultaqin, S.Pd., menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan dan ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait pembangunan tersebut.
Menurut Imam, sejumlah warga yang tanah atau pagar bangunannya terkena dampak, terutama pengambilan lahan selebar 2 meter untuk pembangunan trotoar demi kenyamanan pejalan kaki, menyampaikan harapan agar ada penggantian atau kompensasi yang layak.
Namun, warga dan pihaknya menilai pihak pelaksana proyek terkesan saling melempar tanggung jawab, sehingga kepastian soal penggantian kerugian lahan yang tergusur belum terjawab dengan jelas.
Oleh karena itu, Imam meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Dedi Mulyadi, untuk membuka ruang dialog langsung dengan warga terdampak. Pelebaran jalan ini direncanakan sepanjang sekitar 2 kilometer yang melintasi kawasan pemukiman dan tempat usaha. Hingga kini, pekerjaan pelebaran baru terlihat berjalan di beberapa titik dengan jarak yang cukup pendek.
Pewarta: Engkus Suhara KS
Editor: Abucek

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.