Kabarsakti.com

Kemhan Gelar Sosialisasi Regulasi di Bidang Bela Negara dan Pembinaan Tenaga Ahli di Jabar, Direktur SDM Pothan: Investasi Strategis Bangsa

Bandung, KabarSakti.com – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Direktorat Sumber Daya Manusia, Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, melaksanakan Sosialisasi Regulasi dan Kebijakan di Bidang Bela Negara serta Pembinaan Tenaga Ahli di Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Ballroom Hotel Grand Tjokro Premiere, Bandung.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Sumber Daya Manusia Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan ini dipimpin oleh Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol., dengan melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat selaku Panitia Daerah.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai unsur strategis di Provinsi Jawa Barat, meliputi Forkopimda, instansi pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, akademisi, serta lembaga nonpemerintah. Keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat sinergi dalam implementasi kebijakan Bela Negara serta Pembinaan Tenaga Ahli.

Acara dibuka oleh Direktur Jenderal Potensi Pertahanan yang diwakili oleh Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja, S.E., M.M., M.I.Pol.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI R. Yoga Raharja menekankan bahwa, “Pembangunan Kesadaran Bela Negara Merupakan Investasi Strategis Bangsa. Bela Negara Bukan Sekadar Kewajiban Konstitusional, Tetapi Menjadi Karakter, Budaya, Dan Semangat Kolektif Seluruh Anak Bangsa Dalam Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”

Menurutnya, perkembangan lingkungan strategis serta dinamika ancaman terhadap kepentingan nasional menuntut adanya keterlibatan seluruh komponen bangsa. Ancaman terhadap negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga dapat muncul dalam berbagai bentuk dan bidang kehidupan sehingga membutuhkan kesiapsiagaan serta kontribusi seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Pembinaan Tenaga Ahli menjadi salah satu bentuk strategis untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia nasional.

Tenaga ahli dengan beragam latar belakang keilmuan dan profesi memiliki kompetensi yang dapat didayagunakan untuk mendukung kepentingan pertahanan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi forum untuk memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan di daerah mengenai regulasi dan kebijakan pemerintah di bidang Bela Negara serta Pembinaan Tenaga Ahli. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan implementasi kebijakan di tingkat pusat dan daerah dapat berjalan secara lebih terkoordinasi, efektif, dan berkesinambungan.

Sebagai salah satu wilayah strategis nasional, Provinsi Jawa Barat memiliki potensi sumber daya manusia serta berbagai komunitas profesi yang dapat berkontribusi dalam pembangunan kekuatan pertahanan negara. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga legislatif, akademisi, serta masyarakat menjadi penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut.

Brigadir Jenderal TNI R. Yoga Raharja juga mengajak seluruh peserta agar tidak memandang Bela Negara hanya sebagai kewajiban formal, tetapi sebagai nilai dan sikap yang perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui disiplin, kepatuhan terhadap hukum, menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan kompetensi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Pertahanan berharap terbangun kesamaan persepsi, peningkatan pemahaman regulasi, serta penguatan jejaring kerja antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan kebijakan Bela Negara serta Pembinaan Tenaga Ahli. Sosialisasi di Provinsi Jawa Barat menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam memperkuat peran serta masyarakat dan seluruh komponen bangsa dalam sistem pertahanan negara. Dengan sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat, diharapkan potensi sumber daya manusia nasional dapat memberikan kontribusi optimal bagi kepentingan pertahanan dan ketahanan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Subdirektorat Perumusan Kebijakan Bela Negara dan Pembinaan Tenaga Ahli, Direktorat Sumber Daya Manusia Potensi Pertahanan Kemhan, Dr. S. R. M. Indah Permata Sari, S.T., M.M. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman mengenai kebijakan dan regulasi di bidang Bela Negara serta arah pembinaan dan pendayagunaan Tenaga Ahli dalam mendukung kepentingan pertahanan negara. (Abucek)

Sumber: Direktorat SDM Ditjen Pothan Kemhan

Exit mobile version