Kabarsakti.com

Tanpa Sekat! Kasdim 0612/Tsm dan Satgas TMMD ke 129 Shalat Jumat Bareng Warga: Kemanunggalan TNI-Rakyat Terjalin Lewat Ibadah

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya bukan hanya soal menyelesaikan pembangunan fisik atau tugas pengabdian semata. Lebih dari itu, kehadiran mereka merajut kedekatan yang begitu hangat dan menyentuh hati bersama masyarakat.

Suasana penuh kekeluargaan itu tampak nyata di Masjid Jami Al Huda, Kampung Pamegatan, Dusun Jambu Rarang, Desa Parungponteng. Di tempat ibadah yang sederhana itu, batas antara prajurit dan warga seolah lenyap. Mereka duduk berdampingan, bercengkerama akrab, dan melaksanakan Salat Jumat secara berjamaah bersama.

Turut hadir di tengah jamaah, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0612/Tasikmalaya Mayor Czi Wawan Muhammad Nurodin yang turut beribadah bersama anggota Satgas dan warga setempat.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian prajurit tidak hanya terlihat saat berkeringat di lokasi pembangunan. Prajurit juga hadir menyatu dalam kehidupan sehari-hari warga, berbagi ruang, kebersamaan, dan rasa persaudaraan yang tulus. Tanpa atribut berlebih dan penuh kesederhanaan, anggota Satgas berbaur seakan bagian dari keluarga besar warga Parungponteng.

Masjid Jami Al Huda menjadi saksi: kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya tumbuh dari hasil bangunan yang berdiri tegak, melainkan juga tumbuh subur lewat kebersamaan dalam menjalankan ibadah.

Salat Jumat itu menjadi pengingat mendalam: nilai pengabdian tidak hanya diukur dari apa yang berhasil dibangun, melainkan juga seberapa dekat hati prajurit dengan masyarakat yang dilayani.

Bagi warga, kehadiran Satgas bukan sekadar menjalankan tugas negara. Kehadiran mereka adalah bagian dari cerita persaudaraan, tentang mereka yang datang membantu, lalu diterima dan dianggap sebagai keluarga sendiri.

TMMD pun kini terasa lebih bermakna: bukan sekadar program pembangunan, melainkan jembatan yang menyatukan ketulusan pengabdian dan ikatan persaudaraan yang kokoh. Dari masjid kecil di pelosok Tasikmalaya, terpancar pesan sederhana namun kuat: saat TNI dan rakyat duduk bersama, beribadah bersama, dan bekerja bersama, di situlah kemanunggalan itu benar-benar hidup. (Abucek)

Exit mobile version