Tasikmalaya, KabarSakti.com – Wajah Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya berubah total pada Minggu malam hingga Senin dini hari, 20 Juli 2026. Lokasi ini tak sekadar bergema sorak ribuan warga yang menanti laga puncak Piala Dunia Spanyol melawan Argentina, melainkan menjadi ruang pertemuan semangat kebersamaan, geliat ekonomi kerakyatan, dan kolaborasi lintas sektor dalam rangkaian Festival Manunggal Rakyat 2026.

Sekitar seribu warga memadati lokasi yang menyajikan bazar UMKM, hiburan rakyat, hingga nonton bareng final Piala Dunia. Festival ini adalah buah kerja sama nyata antara Kodim 0612/Tasikmalaya dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya, menghadirkan ruang publik yang tak hanya menghibur, tapi juga menggerakkan roda perekonomian daerah.

Hadir memeriahkan acara Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., jajaran Forkopimda, DPRD, KADIN, HIPMI, pimpinan BUMN, pelaku usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

Pj Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, menegaskan pemerataan ekonomi masih menjadi tugas bersama. Oleh karena itu, KADIN berkomitmen terus mendampingi pelaku UMKM agar berkembang berkelanjutan, termasuk memanfaatkan ekonomi digital untuk memperluas pasar.

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan mengajak seluruh elemen memperkuat ekosistem UMKM sebagai fondasi ekonomi daerah. Ia juga menegaskan komitmen menghidupkan kembali sejarah Tasikmalaya sebagai salah satu pusat lahirnya gerakan koperasi di Indonesia, sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan.

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menyampaikan festival ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana mempererat hubungan TNI dengan rakyat sekaligus membuka peluang besar bagi produk lokal untuk dikenal luas.

“Bazar ini diharapkan meningkatkan transaksi ekonomi sekaligus mengenalkan kekayaan produk unggulan Tasikmalaya ke masyarakat lebih luas,” ujarnya.

Uniknya, Dandim juga menghubungkan semangat sepak bola dengan kehidupan nyata. Menurutnya, olahraga mengajarkan kerja sama, disiplin, strategi, dan kemampuan bangkit dari kegagalan nilai yang sangat relevan dalam membangun keluarga, usaha, maupun bermasyarakat.

“Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Bangkit dari kesalahan adalah kunci tumbuh, jadikan kegagalan batu loncatan, bukan penghalang,” pesannya kepada ribuan warga.

Rangkaian dilanjutkan dengan hiburan yang menghangatkan suasana, hingga dini hari pukul 02.00 WIB, ribuan warga bersama TNI, Polri, dan pemerintah larut dalam euforia menyaksikan laga final hingga selesai pukul 05.00 WIB.

Festival Manunggal Rakyat 2026 membuktikan ruang publik bisa menjadi titik temu berbagai hal positif: warga mendapatkan hiburan dan kebersamaan, sementara pelaku UMKM mendapat peluang promosi dan peningkatan omzet.

Lebih dari itu, acara ini menjadi bukti nyata sinergi seluruh elemen masyarakat sebagai fondasi utama kemajuan Tasikmalaya, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Abucek)