Kabarsakti.com

Danrem 062/Tarumanagara Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional ke 42 di Tasikmalaya

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kabupaten Tasikmalaya meninggalkan jejak emosional yang begitu dalam. Di balik kemeriahan ribuan peserta yang memadati lokasi, terselip kisah kepedulian tulus, air mata kebahagiaan, dan asa baru bagi anak-anak yang sempat terluka.

Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas”, perhelatan yang digagas KPAID Kabupaten Tasikmalaya ini tak sekadar seremoni tahunan. Acara bertransformasi menjadi pelukan hangat bagi 1.100 keluarga kurang mampu dan anak korban kekerasan, serta diwujudkan lewat aksi nyata khitanan massal bagi 110 anak.

Kemeriahan ini terasa istimewa berkat kehadiran langsung para pemimpin, antara lain: Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Irjen Kemendes PDTT Dr. Masyhudi, Pendiri Sahabat Ryano Muhamad Ryano Panjaitan, Owner Group37 H. Cahya Gandara, Ketua KPAI Pusat Dr. Aris Adi Leksono, Regional CEO BSI Jawa Barat Fitria Ekayani, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., Dandim 0612/Tsm, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., hingga Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Kamis 23 Juli 2026.

Kehadiran mereka menegaskan satu pesan tegas: perlindungan anak adalah tanggung jawab semesta.

Momen paling mengharukan tatkala Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih memberi motivasi. Dikenal sebagai sosok jenderal berlatar belakang marbot masjid, ia mengingatkan keluarga sebagai madrasah pertama dan benteng paling kokoh.

“Keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Dari sanalah bekal mereka hadapi tantangan hidup yang makin kompleks,” ujarnya hangat.

Ia pun berpesan agar anak-anak tak lelah belajar menyongsong Indonesia Emas 2045. “Teruslah belajar, belajar, dan belajar. Persiapkan diri hadapi masa depan yang lebih berat,” pesannya, diselingi perhatian tulus memberi ucapan selamat ulang tahun bagi anak-anak yang berulang hari kelahiran.

Ketua KPAID Tasikmalaya Ato Rinanto tak sembunyikan rasa syukur. Ia menegaskan kehadiran Pangdam bukan hal baru, sebab beliau sejak lama konsisten mendampingi isu perlindungan anak. “Beliau hadir saat dibutuhkan, bercengkerama langsung, memberi teladan nyata,” ucapnya.

Senada, H. Cahya Gandara menegaskan komitmen berbagi manfaat. “Kebahagiaan sejati adalah memberi manfaat luas, bukan mengambil dari orang lain,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pertunjukan seni, pameran karya anak, bazar UMKM, hingga permainan edukatif. Sinergi pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat membuktikan kepedulian bukan sekadar tulisan, melainkan gerakan moral nyata merawat tunas bangsa agar tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi. (Abucek)

Exit mobile version