Tasikmalaya, KabarSakti.com – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik gedung, tetapi juga dilengkapi dengan sarana penunjang operasional yang memadai. Pemerintah dan pihak terkait secara serius menyiapkan sarana transportasi serta fasilitas pergudangan sebagai strategi utama untuk memperkuat distribusi barang dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Secara keseluruhan, sebanyak 302 unit KDKMP ditargetkan akan berdiri dan beroperasi di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Hingga akhir Mei 2026, tercatat sekitar 80 koperasi telah rampung dibangun dan menjadi prioritas utama dalam penyaluran armada operasional pendukung.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han menjelaskan bahwa seluruh kendaraan yang disiapkan merupakan aset atau inventaris resmi milik koperasi. Armada ini didedikasikan untuk menunjang kelancaran operasional koperasi dalam jangka panjang, bukan untuk keperluan lain.
“Dari kebutuhan armada untuk 302 koperasi, saat ini sudah didistribusikan sebanyak 57 unit truk Fuso. Selain itu, disiapkan juga 50 unit jeep bak terbuka tipe 4×4, dan 15 unit di antaranya telah tiba dan siap digunakan di wilayah Tasikmalaya. Tak ketinggalan, koperasi juga akan dilengkapi kendaraan pendukung berupa motor roda tiga untuk memastikan mobilitas tetap lancar hingga ke pelosok desa,” ungkapnya pada Jumat, 29 Mei 2026.
Pemilihan kendaraan jenis 4×4 bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan penyesuaian langsung terhadap kondisi geografis Kabupaten Tasikmalaya yang sebagian besar merupakan wilayah perbukitan dengan banyak jalan menanjak serta akses desa yang memiliki medan cukup menantang. Menurut Letkol Imvan, kendaraan jenis ini akan sangat memudahkan akses ke lokasi koperasi yang tersebar di titik-titik strategis, termasuk daerah yang sulit dijangkau oleh kendaraan biasa pada umumnya.
Penting untuk ditekankan, 57 unit truk Fuso yang telah disalurkan tersebut tidak diperuntukkan untuk mengangkut material pembangunan. Armada ini khusus disiapkan untuk mendukung kegiatan ekonomi setelah koperasi beroperasi penuh. Nantinya, truk-truk ini akan digunakan untuk mengangkut berbagai komoditas vital bagi masyarakat, mulai dari beras, pupuk, air bersih, hingga tabung gas. Dengan memiliki armada sendiri, koperasi diharapkan dapat menekan biaya distribusi secara signifikan dan tidak lagi bergantung pada jasa angkutan dari pihak ketiga.
Untuk melengkapi sistem logistik tersebut, setiap bangunan KDKMP juga dilengkapi dengan fasilitas gudang penyimpanan berukuran besar di bagian belakang bangunan. Gudang ini dirancang dengan standar tinggi, dilengkapi folding gate setinggi 4 meter dan lebar 6 meter, sehingga memungkinkan kendaraan angkut berukuran besar seperti truk Fuso dapat masuk, bongkar muat, dan parkir dengan aman langsung di dalam area koperasi.
Kombinasi antara ketersediaan armada dan fasilitas pergudangan ini menjadi fondasi utama penguatan rantai pasok berbasis desa. Melalui skema ini, hasil panen petani maupun kebutuhan pokok masyarakat dapat didistribusikan dengan lebih cepat, efisien, dan mandiri tanpa banyak perantara.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya juga secara simbolis menyerahkan armada operasional kepada para Kepala Desa. Penyerahan ini menjadi tanda kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah masing-masing.
Sebagai diketahui, program KDKMP merupakan program prioritas ekonomi kerakyatan tingkat nasional yang digagas dan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran 302 koperasi ini, yang didukung penuh dengan armada logistik dan fasilitas lengkap, diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih kuat, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Tasikmalaya. (Abucek)
