Jakarta, KabarSakti.com – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 dengan penuh khidmat dan semangat. Mengusung tema “Persit Kartika Chandra Kirana Mewujudkan Keluarga Tangguh, Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas,” peringatan ini menjadi momentum memperkuat dedikasi organisasi dalam mendukung tugas TNI Angkatan Darat serta berkontribusi bagi masyarakat.
Acara yang digelar di Expo Balai Kartini, Jakarta, pada Kamis malam 7 Mei 2026 ini dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., selaku Pembina Utama Persit KCK.
Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa sejak awal berdirinya, Persit bukan sekadar organisasi pendamping, melainkan kekuatan moral dan sosial yang vital dalam menopang keberhasilan tugas para prajurit.
“Sejak kelahirannya, Persit hadir bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi bagian penting dari kekuatan yang menopang tugas prajurit di medan pengabdian,” ujar Kasad.
Kasad juga mengapresiasi berbagai program kreatif Persit di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh anggota maupun masyarakat luas.
“Semangat berkarya ini harus terus digelorakan dan disesuaikan dengan dinamika zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur pendahulu,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persit KCK, Ny. Uli Simanjuntak, menyampaikan pesan mendalam tentang peran istri prajurit yang tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga memiliki peran strategis.
“Selama delapan dekade, Persit hadir sebagai rumah bagi perempuan-perempuan kuat. Jalan hidup memilih mendampingi prajurit tidak selalu mudah, namun satu hal yang tak berubah adalah keteguhan hati dan pengabdian,” ungkapnya.
Dalam rangkaian HUT ke-80 ini, berbagai capaian membanggakan ditunjukkan, antara lain:
Bidang Sosial: Berhasil menggalang dana kemanusiaan sebesar Rp 7,5 Miliar dalam waktu 3 hari untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Santunan: Menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp 2,9 Miliar bagi 8.229 anak prajurit, serta tali asih senilai Rp 4,5 Miliar bagi 1.687 warakawuri.
Kesehatan: Menggencarkan program deteksi dini kanker payudara dan diabetes melalui metode SADARI dan SADANIS, serta edukasi gaya hidup sehat.
Acara juga dimeriahkan dengan penganugerahan Satya Lencana Setya Bakti, penghargaan bagi kader berprestasi, serta peluncuran buku sejarah “80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya”.
Di usia yang matang, Persit KCK berkomitmen terus menjadi organisasi yang modern, solid, dan adaptif, serta menjadi mitra strategis TNI AD demi mewujudkan keluarga tangguh dan Indonesia Emas. (Abucek)
