Kabarsakti.com

Danramil 1217/Bantarkalong Dampingi Tim Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya: Pantau Kelayakan 5 Dapur Pelayanan

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Pada Selasa, 19 Mei 2026, wilayah Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi lokasi pemantauan langsung yang dilakukan oleh Tim Satgas Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bantarkalong, guna memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

Dalam tim pemantau yang dipimpin Ketua Tim 6, H. Ruslan Munawar, S.Sos (Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya), tampak hadir pula perwakilan dari berbagai dinas terkait, antara lain: Dodi Rohdinalhak, S.Pd., M.M (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan); Tiaradaima Siska, S.KM, M.K.M (Dinas Kesehatan); Hj. Elis Gusmilah, S.Sos (Dinas Sosial – P3AKS); Aneu Susana S.P, M.Si (Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan); Hadi Purkon S.IP (Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja); serta Muammar Farhan (Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika), Kapus Bantarkalong Elis.

Turut mendampingi dalam peninjauan ini adalah Camat Bantarkalong, Danramil 1217/Bantarkalong, Kapolsek Bantarkalong atau yang mewakili, serta para Kepala Satuan Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) dari masing-masing dapur yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pengecekan Menyeluruh Sesuai Standar Teknis

Tim melakukan pemeriksaan mendetail terhadap 5 lokasi dapur SPPG yang ada di Kecamatan Bantarkalong. Pengecekan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari ketersediaan sarana prasarana, kelayakan bangunan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengelolaan sampah, hingga aspek gizi dan sterilisasi makanan. Selain itu, tim juga memverifikasi kelengkapan perizinan sesuai SOP, Berita Acara, serta sertifikasi halal.

Tak hanya itu, aspek kualitas bahan pangan juga diperhatikan, meliputi keseimbangan gizi antara produk hewani dan nabati. Pengecekan juga dilakukan terhadap kelancaran sistem pendukung operasional seperti jaringan internet, fungsi kamera pengawas (CCTV) yang terhubung langsung dengan Ketua Satgas Kabupaten, hingga aspek fasilitas kesehatan dan ketenagakerjaan di lokasi dapur.

Hasil pemantauan secara umum menunjukkan kondisi yang baik. Sarana IPAL yang ada sudah memenuhi standar teknis, baik buatan pabrik maupun sistem sederhana buatan masyarakat, dan dinilai aman serta tidak mencemari lingkungan. Sistem pengamanan dan pemantauan lewat CCTV juga berfungsi optimal.

Tim juga mengingatkan para pengelola dapur untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan penerima manfaat, serta memperbanyak variasi menu agar tidak menimbulkan kejenuhan. Prinsip kebersihan dan higienitas makanan juga ditekankan sebagai prioritas utama dalam setiap proses pengolahan, demi mendukung cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Danramil: Jadikan Rekan Kerja, Bukan Saingan

Dalam kesempatan tersebut, Danramil 1217/Bantarkalong, Kapten Arm Arif Budi Setiawan, memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh pengelola dapur. Ia menegaskan agar seluruh pelaksana program mengutamakan pelayanan terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.

“Jangan sampai sesama dapur MBG merasa saling bersaing atau menjadi saingan, tapi jadikanlah kita semua sebagai rekan kerja yang saling mendukung demi kesejahteraan penerima manfaat, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo,” tegas Kapten Arif, saat diwawancarai Kabar Sakti di lokasi kegiatan.

Lebih lanjut, Danramil juga menghimbau agar setiap dapur segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi maupun teknis yang menjadi ketentuan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah digariskan pemerintah, agar pelaksanaan program berjalan lancar, tertib, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas. (Abucek)

Exit mobile version