Bandung, KabarSakti.com – Jenazah pahlawan bangsa, Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon, tiba di rumah duka pada Sabtu malam (4/4/2026).

Kediaman keluarga berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Kampung Cikendal No. 41 RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Sebelum disemayamkan, jenazah terlebih dahulu mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Minggu pagi, 5 April 2026, di Blok C1, Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, dengan menggelar upacara militer penuh sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian sang pahlawan.

Suasana duka begitu terasa khidmat di area pemakaman hari ini. Sejumlah pelayat tampak menahan haru saat peti jenazah yang dibalut Bendera Merah Putih dibawa menuju liang lahat. Isak tangis keluarga mengiringi setiap tahapan prosesi upacara militer yang berlangsung dengan penuh penghormatan.

Kepergian Mayor Zulmi Aditya Iskandar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, institusi TNI, maupun seluruh masyarakat Indonesia. Beliau adalah salah satu dari tiga prajurit penjaga perdamaian Indonesia yang gugur akibat insiden di Lebanon.

Diketahui, insiden terjadi dalam dua peristiwa terpisah. Peristiwa pertama terjadi di area UNIFIL Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3/2026), yang merenggut nyawa Serda Farizal Rhomadhon serta melukai dua prajurit lainnya.

Insiden kedua terjadi di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3/2026). Dalam peristiwa ini, gugur dua prajurit lainnya, yakni Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Serka Muhammad Nur Ichwan.

Doa, rasa haru, dan ucapan bela sungkawa terus mengalir dari berbagai penjuru tanah air atas gugurnya ketiga prajurit terbaik ini dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Prajurit TNI yang tergabung dalam misi KONGA selama ini dikenal memiliki profesionalisme tinggi serta kerap mendapat apresiasi dari dunia internasional atas kontribusinya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global. (Abucek)