Kabarsakti.com

Berbagi Bahagia dengan Anak Yatim di Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim: Jangan Menunda Kebaikan

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Makodim 0612/Tasikmalaya menggelar Ngabuburit Bareng Anak Yatim Vol. 9 pada Minggu 8 Maret 2026 menjelang berbuka puasa. Kegiatan bertema “Setetes Bantuan, Sejuta Doa untuk Tasikmalaya” berlangsung di halaman Makodim, Jalan Otista, Empangsari, Tawang, dan dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari anak yatim, relawan, komunitas musisi, serta warga setempat.

Acara yang diprakarsai Musisi Peduli Tasikmalaya bersama gerakan Hilook Bergerak dan didukung Kodim 0612/Tasikmalaya ini menghadirkan rangkaian seni dan kegiatan sosial, termasuk pentas musik, atraksi dari unsur TNI, BPBD, Damkar, komunitas pecinta alam, pertunjukan seni lukis, pembacaan Al-Qur’an, tausiyah, serta penyerahan santunan dan buka puasa bersama.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat, Ketua DPRD Kota H. Aslim, Kapolres Tasikmalaya Kota Andi Purwanto, dan Komandan Lanud Wiriadinata Al Izar Inosanto, serta perwakilan instansi daerah, Persit, komunitas musisi, dan relawan kemanusiaan.

Ketua Musisi Peduli Tasikmalaya, Raden Atik Suwardi menyampaikan pesan menyentuh tentang arti kehilangan bagi anak-anak yatim.

Sementara itu, Founder Hi Look Bergerak, Veni Zen, menegaskan bahwa gerakan mereka berangkat dari misi kemanusiaan. Ia menekankan bahwa kegiatan sederhana ini memiliki makna besar bagi anak-anak yatim.

“Bagi anak-anak yatim kehadiran dan kepedulian masyarakat menjadi sesuatu yang sangat berarti,” ujar Veni Zen, seraya berterima kasih kepada para donatur dan pendukung acara.

Komandan Kodim Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, mengajak semua pihak untuk tidak menunda kebaikan. “Jangan pernah menunda-nunda kebaikan. Hidup kita tidak selamanya. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi agar semakin banyak kegiatan sosial yang lahir untuk membantu sesama,” ungkapnya.

Ustadz Amaswara yang menyampaikan tausiyah berharap setiap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi amal yang diterima Allah SWT, seraya menegaskan bahwa doa anak yatim merupakan doa yang sangat mustajab.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis, doa bersama, buka puasa, dan salat Maghrib berjamaah. Acara pun berakhir dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan, menjadi pengingat bahwa kepedulian kecil dapat melahirkan harapan besar. (Abucek)

Exit mobile version