Kabarsakti.com

Strategi Presiden Prabowo Bangkitkan Ekonomi Rakyat, Dandim 0612/Tasikmalaya: Abdurrahman bin Auf Versi Indonesia

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Sebuah visi besar untuk membangkitkan kejayaan ekonomi kerakyatan baru saja dipresentasikan di depan para pimpinan pondok pesantren dan alim ulama Tasikmalaya. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, menegaskan bahwa Indonesia sedang menuju era “Indonesia Emas” melalui program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Dua Program Utama: Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih

Dua program yang menjadi sorotan utama adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Letkol Imvan menyebut KDMP sebagai “jantung baru” bagi denyut ekonomi pedesaan.

Menghidupkan Kembali Marwah Bung Hatta di Tasikmalaya

Tasikmalaya memiliki sejarah panjang dengan koperasi. Di kota ini, Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia, mendeklarasikan pentingnya ekonomi kerakyatan. Kini, semangat tersebut dihidupkan kembali.

“Presiden ingin membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih. Ini adalah langkah strategis yang didukung oleh 18 kementerian,” ujar Letkol Imvan, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Mengapa KDMP Begitu Strategis?

KDMP bukan sekadar unit usaha biasa. Program ini dirancang sebagai ekosistem lengkap yang akan hadir di setiap desa.

Setiap unit KDMP dilengkapi dengan satu truk dan dua motor untuk operasional. Gerai KDMP menyediakan sembako, subsidi LPG, hingga klinik kesehatan yang dilengkapi dengan dokter. Kehadiran gerai dan fasilitas kesehatan ini akan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal, serta memfasilitasi penampungan hasil tani, ternak, dan perikanan warga.

Dengan jaringan 80.000 KDMP di seluruh Indonesia, pemasaran produk lokal tidak lagi menjadi kendala.

Strategi Ekonomi “Abdurrahman bin Auf”

Ada hal menarik dalam penjelasan Dandim 0612 kali ini. Ia menyamakan strategi Presiden Prabowo dengan langkah sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf. Sebagai seorang sahabat Nabi dengan kekayaan fenomenal, Abdurrahman bin Auf memulai kejayaannya di Madinah dengan membangun pasar.

“Strategi Pak Prabowo sama persis dengan Abdurrahman bin Auf, yakni membangun pasar melalui KDMP. Tujuannya jelas: kita ingin mencetak sosok-sosok ‘Abdurrahman bin Auf’ masa kini di desa-desa,” tutur Letkol Imvan, saat menggelar acara Silaturrahmi dan Munggahan di Makodim 0612/Tasikmalaya.

Dukungan dari Tokoh Masyarakat

Optimisme ini disambut baik oleh tokoh masyarakat, termasuk H. Cahya Gandara, Presiden Gandara Grup. Menurutnya, KDMP adalah jawaban bagi kebutuhan masyarakat desa, asalkan dikelola dengan integritas.

“Kami mendukung penuh. Dampaknya akan sangat terasa jika dikelola dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab,” ungkap H. Cahya.

Saat ini, di Tasikmalaya terdapat 420 KDMP yang sedang dalam proses pembangunan. Secara nasional, angka ini mencapai lebih dari 80.000 titik yang siap menggerakkan roda ekonomi dari pinggiran.

Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, tokoh agama, dan pengusaha, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak yang tidak hanya mengenyangkan perut melalui program MBG, tetapi juga memakmurkan kantong masyarakat desa secara berkelanjutan. (Abucek)

Sumber: Pendim 0612/Tsm

Exit mobile version