Belasan Taun Gedung Dawah Islamiyah Kecamatan Ciawi, tak kunjung selesai. Ada apa gerangan ?
Kab.Tasikmalaya, KabarSakti.com,-Bangunan Gedung Dawah Islamiyah Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, ternyata sudah belasan tahun tak kunjung selesai.
Sudah berapa ganti Kepala KUA, Camat, Ketua MUI, Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya dan Bupati belum selesai juga.
Ketika Kabar Sakti menemui Kepala KUA Kecamatan Ciawi Drs.H. Dadi, MS.I di Ruang Kerja nya, dia menjelaskan bahwa yang sekarang Ketua Panitia PembangunaGDI Kecamatan Ciawi ada penggantian.
Menurut Dadi, setelah Ketua lama Drs.H. Muhtarom meninggal dunia berapa bulan lalu, diganti oleh H. Rudi Sulaeman, seorang Tokoh Masyarakat setempat.

Terbengkalai nya Bangunan GDI tersebut, kurangnya respons dari beberapa Tokoh Masyarakat, warga Kecamatan Ciawi yang berada di Kota lain, juga tidak adanya kekompakan sesama Panitia.
Untuk itu, Dadi meminta para Agnia, Dermawan atau Donatur yang punya perhatian untuk GDI, segera ikut partisipasi.
“Yang sekarang kekurangan biaya nya, sekitar Rp.1,5 Milyar” ungkapnya.
Sementara itu beberapa warga masyarakat yang Kabar Sakti’ temui secara terpisah, pada inti nya mereka mendukung, dulu dalam penjualan Kupon lewat Desa, atau Proposal ke Anggota Dewan Kabupaten dan Provinsi, hasil nya belum memuaskan, karena mereka menyumbang secara pribadi, bukan lewat Aspirasi Anggota Dewan.
Menyikapi hal tersebut Koordinator Perhimpunan Elemen Rakyat Ciawi Bersatu.(PERCIB) Suhara Nataamipradja menyayangkan, hal tersebut terjadi
“Belasan tahun itu lama, kenapa sampai mangkrak?” ucapnya.
Suhara minta pihak Panitia Pembangunan GDI Kecamatan Ciaw mengadakan Rapat Akbar Rakyat Ciawi, untuk mencari solusi.
“Masa Kecamatan Kadipaten, Kecamatan Pagerageung, Kecamatan Sukaresik mampu membangun” tambah Suhara, ini kenapa sampai terjadi, Apakah memang Warga masyarakat sudah tidak punya perhatian lagi, atau pihak Panitia yang kurang kreatif dalam pengumpulan Dana” pungkas nya.
[ESU-KS]
