Kabarsakti.com

Rilis Akhir Tahun 2025, AKBP Haris Dinzah: Peningkatan Signifikan JPTP Polres Tasikmalaya

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Polres Tasikmalaya menggelar rilis akhir tahun untuk memaparkan capaian kinerja sepanjang 2025. Berbagai perkembangan mencakup tren kriminalitas, penegakan hukum, dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Dalam keterangan resminya pada Rabu, 31 Desember 2025, Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, S.H, S.I.K, M.H, mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, jumlah tindak pidana (JTP) yang ditangani Polres Tasikmalaya tercatat sebanyak 402 kasus, meningkat 13 persen atau bertambah 45 kasus dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 357 kasus.

Selain itu, jumlah penyelesaian perkara (JPTP) juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Sepanjang 2025, Polres Tasikmalaya berhasil menyelesaikan 320 kasus, naik 12 persen dari tahun sebelumnya, dengan tingkat crime clearance mencapai 80 persen.

Menurut Haris, kasus kecelakaan lalu lintas masih mendominasi dengan 119 kejadian, di mana tingkat penyelesaiannya mencapai 97 persen. Kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) tercatat sebanyak 53 kasus, serta kejahatan terhadap perlindungan anak sebanyak 47 kasus.

Secara wilayah, Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menjadi Satker dengan jumlah penanganan perkara terbanyak, yakni 179 kasus, diikuti oleh Satlantas dengan 119 kasus dan Satnarkoba dengan 30 kasus.

Dalam penanganan narkoba, Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap 30 kasus dengan total 40 tersangka, terdiri dari 38 laki-laki dan 2 perempuan. Barang bukti yang diamankan termasuk sabu seberat 30,71 gram, ganja 5,5 gram, serta ribuan butir obat keras terbatas.

Meskipun jumlah kecelakaan naik 3 persen, angka korban meninggal dunia justru turun drastis 44 persen, dari 32 orang pada 2024 menjadi 18 orang di tahun 2025. Kerugian materiil akibat kecelakaan juga menurun sebesar 28 persen.

Sepanjang 2025, Polres Tasikmalaya mengamankan 30 aksi unjuk rasa dan 35 audiensi, semuanya berjalan aman dan kondusif. Di sisi lain, tercatat 42 kejadian bencana alam dan 11 bencana non-alam, dengan tanah longsor menjadi kejadian yang paling sering terjadi.

Kapolres Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan penegakan hukum yang berlandaskan prinsip PRESISI: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan. (Abucek)

Exit mobile version