Revitalisasi Sekolah Dasar di Kabupaten Tasikmalaya: Dugaan Komitmen 15 hingga 25% Mengguncang Publik
Tasikmalaya, KabarSakti.com – Program revitalisasi sekolah dasar di Indonesia, yang diprakarsai oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Usaha ini diharapkan dapat memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran agar lingkungan belajar menjadi lebih aman, nyaman, dan kondusif.
Namun, baru-baru ini muncul isu di Kabupaten Tasikmalaya mengenai pemotongan anggaran revitalisasi untuk beberapa sekolah dasar mengguncang publik.
Menurut informasi yang diperoleh dari sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, diduga terdapat pemotongan anggaran dengan istilah “uang komitmen” sebesar 15 hingga 25% dari total anggaran yang diterima oleh sekolah-sekolah yang diusulkan melalui aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI).
Detail Program Revitalisasi:
– Total penerima revitalisasi: 53 sekolah
– 30 sekolah mendapat dana dari DAK murni
– 23 sekolah berasal dari aspirasi anggota DPR-RI, HR dan FD
Menurut sumber tersebut, dugaan pemotongan anggaran ini berasal dari aspirasi dewan HR. “Orangnya dewan HR meminta 15-25% dari sekolah-sekolah yang mendapatkan revitalisasi. Sementara itu, saya tidak mengetahui tentang proses dari dewan FD,” ungkapnya kepada Kabar Sakti, Senin, 8 Desember 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari tim HR mengenai isu tersebut. (Red)
