Menakar Keadilan Sosial bagi Rakyat yang berhak dapat Bantuan Sosial.
Kab.Tasikmalaya, KabarSakti.com,–Bantuan Sosial alias Bansos yang disalurkan untuk Rakyat Indonesia mendapat sorotan tajam dari yang merasa layak menerima.
Di beberapa daerah di Negeri ini, Bansos dianggap tidak tepat sasaran, karena selama ini opini yang beredar di masyarakat, bahwa Bansos tidak tepat sasaran.
Salah seorang warga masyarakat Kp. Baru RT.03.RW.05, Desa/ Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya, sebut saja Apong Fujianti seorang Janda Lansia berumur 60 th tidak sempat menerima Bansos.

Waktu ditemui di rumah nya Apong mengaku sakit hati, karena tetangga yang kebagian Bansos adalah Orang orang mampu, mereka punya Sawah, Speda motor, keluarga nya pun ada yang jadi ASN, dan Petugas Keamanan.
Apong juga mengaku pernah beberapa kali diberi Beras sisa pembagian dari Pemerintah Desa Ciawi, setelah ada pihak yang memfasilitasi pembagian Beras
Sementara itu Petugas Desa yg biasa mengurus Bansos,Urip menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengusulkan Sdr Apong ke pihak Pendamping PKH, karena yang bersangkutan termasuk kategori Desil 4,.
“Pihak kami beberapa kali diberikan Beras 10 kg, kalau ada sisa pembagian untuk Warga Masyarakat” ujarnya.
Menyikapi hal tersebut Koordinator Relawan Pembela Kaum Dhuafa.(RPKAD), Suhara Nap menyayangkan adanya sebagian warga masyarakat yang salah sasaran, seharus nya pihak terkait, dari mulai Ketua RT, Pendamping Bansos, Dinsos beserta Tim Independen, LSM Sosial, atau Siapa saja yang peduli masalah Sosial dilibatkan.
Suhara minta Petugas Kemensos turun langsung ke lapangan, agar tahu sikon..
“Kami minta pihak Kemensos turun langsung ke lapangan, agar tahu sikon di lapangan yang sebenarnya.” pungkas nya.
(ESU)
