Kabarsakti.com

Kepala KCD Wilayah XII Bantah Adanya Potongan 20% Anggaran Revitalisasi Sekolah

Tasikmalaya, KabarSakti.com – Awak media Kabarsakti.com mengunjungi Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII untuk mengklarifikasi mengenai potongan 20% anggaran revitalisasi bagi sekolah-sekolah penerima program di tahun 2025.

Menurut sumber yang tidak ingin diungkapkan identitasnya, tidak ada target resmi, tetapi disepakati bahwa 20% dari anggaran khusus untuk SMK akan dipotong. Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa akomodasi dan kunjungan konsultan ditanggung oleh sekolah yang menerima bantuan revitalisasi.

Kepala KCD Wilayah XII, Zhairy Andhryanto, pada kesempatan tersebut didampingi Kepala SMAN 7, Dadan, dan Kepala SMK Arrohmah, Robi, yang juga mendapatkan program revitalisasi. Dalam klarifikasi itu, Zhairy menegaskan, “Saya tidak pernah menerima uang dari pihak sekolah mana pun yang menerima program revitalisasi,” ujarnya, pada Jumat, 5 Desember 2025.

Ketika ditanya mengenai jumlah sekolah yang mendapatkan program revitalisasi di wilayah KCD XII, Ia menyatakan, “Tidak tahu, karena turunnya tidak bersamaan. Ada yang turun di bulan Juni, ada yang di bulan September, sedangkan saya baru empat bulan menjabat di KCD Wilayah XII,” tuturnya.

Terkait pengawasan di lapangan, Zhairy menugaskan Endang sebagai pengawas dan menerbitkan surat keputusan (SK) sesuai dengan tupoksinya.

Kepala SMK Arrohmah, Robi, juga menegaskan, “Sebagai kuasa pengguna anggaran, saya tidak merasa diminta uang komitmen 20% dari total bantuan program revitalisasi sebesar Rp 1,6 miliar oleh KCD XII.” Ia kemudian meminta wartawan untuk mengungkapkan identitas narasumber yang menyebarkan isu tersebut.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya pasal 7 ayat (2) yang memberikan hak kepada wartawan untuk melindungi narasumber, serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang mengatur kewajiban wartawan untuk melindungi privasi narasumber. Selain itu, UUD 1945 pasal 28J juga menjamin perlindungan hak asasi manusia.

Mengenai progres pekerjaan bangunan revitalisasi, Robi menyampaikan, “Pekerjaan ditaksir baru sekitar 70%, dan kami berharap selesai sesuai target.”

Dalam kesempatan tersebut, Kepala KCD XII meminta Robi untuk membuat surat pernyataan bahwa hal tersebut tidak benar. Robi pun membuat dan menandatangani pernyataan di atas materai. Zhairy meminta semua kepala sekolah yang mendapatkan revitalisasi untuk membuat pernyataan yang sama. Namun, Kepala SMAN 7, Dadan, tidak membuat surat pernyataan seperti yang dilakukan Robi. (Red)

Exit mobile version