Rapat SPPI Terkait Pemerataan Penerima Manfaat MBG di Kecamatan Ciawi Berlangsung Tegang
Tasikmalaya, KabarSakti.com – Dalam rangka pemerataan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG), Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengadakan rapat mendadak di Aula Kantor Camat Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu 13 September 2025. Rapat ini dihadiri oleh Muspika Kecamatan Ciawi, Anggota DPRD Dapil 3, Kepala Desa se-Kecamatan Ciawi, para Mitra MBG setempat, serta sebagian warga masyarakat.
Dalam rapat tersebut, muncul berbagai masalah terkait kualitas makanan yang dianggap kurang layak, ketidakadilan dalam pemasok bahan pangan, dan kesan bahwa pemilik dapur hanya mengejar keuntungan. Beberapa Kepala Desa yang berkomentar tentang MBG di wilayahnya menyatakan kekecewaan terhadap kualitas makanan yang diterima oleh penerima manfaat. Mereka menganggap makanan tersebut tidak layak konsumsi, bahkan ada yang sudah basi dan kurang menarik, sehingga terpaksa diberikan kepada ayam dan ikan.
Koordinator LSM Solidaritas Warga Pribumi (SWAP), E. Suhara, meminta agar pihak berwenang di SPPI segera merespons keluhan-keluhan tersebut. Suhara juga menyoroti masalah pengadaan bahan makanan yang kurang mendukung UMKM setempat, di mana masih ada beberapa SPPG yang berbelanja dari Kota Tasikmalaya. Terkait dengan pemerataan penerima manfaat MBG, ia meminta SPPI untuk membuat keputusan yang adil agar tidak terjadi konflik di antara SPPG.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Dapil III, Mamat Rahmat, menekankan bahwa pemilik dapur MBG tidak seharusnya hanya fokus pada keuntungan. Mereka harus memperhatikan kualitas makanan, karena jika tidak, akan berdampak negatif, termasuk risiko keracunan. Bahan makanan yang digunakan harus berkualitas.
Setelah pengumuman mengenai pemerataan penerima manfaat dibacakan, beberapa SPPG mengajukan keberatan karena kuota penerima manfaat mengalami pengurangan. Awalnya, jumlah penerima manfaat ditetapkan 3.500 KPM, kini menjadi 2.900 KPM. Sementara itu, penerima manfaat yang sebelumnya di bawah 2.600 KPM kini meningkat menjadi di atas 3.000 KPM.
Saat ini, terdapat 7 SPPG di Kecamatan Ciawi dengan total penerima manfaat sekitar 25.000 orang.
Pewarta: ESU
Editor: Abucek
